Para Penebas Gabah Mulai “Girang” Sambut Jalan TMMD

WARTAKEPRI.CO.ID , PEKALONGAN – Belum lagi jalan TMMD jadi keseluruhan, namun banyak para penebas gabah dari beberapa wilayah yang selama ini mencari dagangan gabah di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mulai “girang” menyambut pembangunan jalan di desa itu melalui kegiatan TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan.

Mereka “girang” lantaran setelah jalan TMMD jadi, nantinya saat mencari dagangan gabah dari Desa Pantirejo, ongkos angkutnya tidak mahal, sehingga keuntungan yang didapat akan berlipat.

Adalah Dul Azis (51), asal Dukuh Cilele Barat RT 11/ 05, Desa Cilele, selama ini, setiap musim panen Padi selalu nebas padi di wilayah Desa Pantirejo.

”Selama ini, harga gabah di Pantirejo saat panenan, cukup bersaing. Hanya saja karena jalan yang ada jelek, justru yang mahal adalah ongkos angkutnya,” jelas Dul Azis, Kamis (26/03/2020).

Untuk itu, paparnya, sehubungan jalan di Pantirejo saat ini dibangun oleh TNI melalui kegiatan TMMD, dia akan semakin leluasa mencari dagangan gabah di Desa Pantirejo. ”Nantinya disamping mendapatkan harga gabah yang bersaing, ongkos angkutnya juga standar menyusul jalan sudah bagus,” terang Dul Azis. (rus)